Transmissivity
Fungsi utama geotextile woven
Fungsi utama geotextile woven adalah sebagai bahan perkuatan tanah (reinforcement), separator (pemisah), dan stabilisasi pada proyek konstruksi, terutama di tanah lunak.
Material ini memiliki kuat tarik tinggi yang mampu menahan beban konstruksi, mencegah pencampuran lapisan material, serta meningkatkan stabilitas struktur timbunan atau jalan.
Transmissivity (Pengaliran Air)
Transmissivity (kemampuan mengalirkan air) pada woven geotextile membantu mereduksi tekanan air pori yang berlebihan (ekses) di dalam tanah, terutama pada aplikasi jalan.
Fungsi Transmissivity (Pengaliran Air)
- Filtrasi Terkendali: Meskipun struktur tenunnya rapat, geotextile woven tetap permeabel. Ia memungkinkan air lewat (melewati pori-pori/celah anyaman) sambil menahan partikel tanah halus agar tidak terbawa, sehingga mencegah tersumbatnya saluran.
- Mengatasi Tekanan Pori: Transmissivity (kemampuan mengalirkan air) pada woven geotextile membantu mereduksi tekanan air pori yang berlebihan (ekses) di dalam tanah, terutama pada aplikasi jalan.
- Catatan: Dalam hal fungsi drainase murni (mengalirkan air dalam jumlah besar), non-woven umumnya lebih baik daripada woven. Woven lebih fokus pada perkuatan, sedangkan non-woven lebih pada drainase dan filtrasi.
Fungsi ini sangat krusial dalam menjaga kinerja jangka panjang struktur tanah, seperti pada tanggul, saluran, dan perkerasan jalan.
Tampungan Lumpur - Gresik
Filtrasi : Woven geotextile memungkinkan air mengalir keluar dari tanah lunak tanpa membawa partikel tanah (filter).